Namata Kian Mempesona, Dirut Bank NTT Antar Piala API Award ke Sabu

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
NAMATA. Dirut Bank NTT, Harry Alex Riwu Kaho, saat memegang tropy API AWARD 2020, di kampung adat Namata, Jumat (28/5). (Foto istimewa)

KAMPUNG, MediatorStar.com – ada Namata yang terletak di Kabupaten Sabu Raijua, terus bersolek.
Denyut pariwisata disana kian terasa, dan bahkan menjadi primadona baru bagi kabupaten itu. Ternyata, kampung adat Namata sedang dipersiapkan mengikuti ajang Festival Desa Binaan Bank NTT.

Fakta ini tersaji dalam rapat dewan juri festival yang berlangsung Jumat (28/5) di lantai lima kantor pusat Bank NTT.

Hadir DR James Adam (Ekonom), Ir. Abraham Paul Liyanto (Ketua KADIN NTT), Johny Rohi (Dinas Pariwisata NTT), Handrianus Asa (Bank Indonesia), Dedy Safari (Otoritas Jasa Keuangan), dan Stenly Boymau (Konsultan Perbankan). Dalam rapat yang dipimpin Reynhard Djoh dari Bank NTT, ditegaskan mengenai persiapan akhir sejumlah desa binaan, termasuk Namata yang kian mempesona.

Sementara, pada Jumat kemarin juga, usai Meraih predikat juara satu dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award tahun 2020, kategori Kampung Adat Terpopuler, penghargaan berupa piala di ajang pariwisata bergengsi itu diantar oleh Direktur Umum Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.

Penyerahan piala API Award itu diterima oleh Kepala Suku, para Mone Ama, Beni Deo, Kepala Desa dan dihadiri Penjabat Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi di kampung adat Namata, Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua.

Untuk diketahui bahwa Kampung Namata dikenal sebagai kampung adat di Kabupaten Sabu Raijua yang masih memegang teguh adat istiadat, budaya serta memiliki sejarah sebagai desa penganut agama tradisional Jingitiu atau pemujaan para dewa-dewa leluhur masyarakat Sabu.

Kepada media ini Dirut Bank NTT, Harry Alex Riwu Kahp mengatakan, “Sebagai dukungan terhadap keberlangsungan dan perkembangan Kampung Adat Namata kedepan, kini Namata menjadi salah satu peserta Festival Desa Binaan Bank NTT.” Ditambahkan, festival ini adalah sebuah inovasi baru yang tersebar di seluruh kabupaten di NTT, dengan jumlah bervariasi.

Baca Juga  SEJARAH KOTA SOE

Tujuannya, untuk menuntun kehidupan masyarakat ke arah lebih sejahtera, meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan, mewujudkan kemandirian masyarakat desa, membantu dan meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa serta mempermudah akses masyarakat desa dalam memperoleh informasi baik informasi potensi wilayah unggulan desa setempat sehingga melahirkan desa binaan yang memiliki kelompok usaha UMKM yang menjalankan usahanya sehingga menjadi desa yang mandiri.”

Dijelaskan Alex, “Pencatatan history atau sejarah desa dibuat modern dalam bentuk QR Code, serta seluruh transaksi pembayaran produk dan jasa menggunakan fasilitas pembayaran Non Tunai. Program ini membentuk sebuah desa yang mandiri, sejahtera dan berprestasi berbasis Desa Wisata, Digital dan Modern.”

Sementara Penjabat Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi sangat berterima kasih kepada semua masyarakat yang telah mendukung Kampung Adat Namata dalam ajang API Award 2020. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Dirut Bank NTT yang telah mengantar langsung Piala API Award ke kampung adat Namata.

Turut serta mengantar Piala API Awrad di Kampung Adat Namata diantaranya Anggota DPD RI yang juga Ketua KADIN NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto, Direktur Pemasaran dan Kredit Bank NTT Paulus Stefen Messakh, beberapa Pengurus KADIN NTT dan KADIN Sabu Raijua serta Pimpinan Cabang Bank NTT Sabu Raijua. (boy)

admin

admin

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *