Bank NTT Segera Luncurkan Unit Kedua Smart Branch, Direksi Kawal Ketat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
PANTAU. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, didampingi Kadiv IT Bisnis, Salmun Randa Terru dan Kepala KCU Kupang, Boy R. Nunuhitu dan wakil KCU, Anto Bisilisin saat melakukan pemantauan fasilitas smart branch di lantai satu KCU, Kamis (19/8). Foto: Stenly Boymau/Mediatorstar.com

MEDIATORSTAR.COM, Kupang

JIKA tak ada aral merintangi maka pada pekan depan, PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi NTT (Bank NTT) segera meluncurkan unit kedua kantor dengan layanan smart branch yakni jenis layanan hybrid, atau perpaduan konvensional dengan digital.

Unit kedua yang akan diresmikan itu antara lain, Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang yang terletak di Jl. Cak Doko, Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo Kota Kupang.  Sebelumnya, pada 17 Juli 2021 lalu Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meresmikan Kantor Cabang Khusus (KCK) dengan layanan serupa.

Dengan demikian maka Bank NTT memiliki dua unit kantor dengan layanan smart branch. Yang menjadi unggulan dari sistem ini adalah, sebagian besar pelayanan perbankan dilakukan dengan sistem elektronik dan digital. Contohnya, jika sebelumnya meja teller dipenuhi petugas yang jumlahnya bisa mencapai 5-6 orang, maka kedepan yang tersedia adalah smart teller dimana setiap nasabah atau calon nasabah akan melakukan layanan secara mandiri (self service).

Begitu pula jumlah customer service pun berkurang. Karena nasabah akan membuka tabungan secara mandiri, bahkan menginisiasi pinjaman secara mandiri pula. Karena Bank NTT menyiapkan seperangkat alat elektronik dengan sistem digital.

Terpantau Mediatorstar.com, Kamis (19/8/2021) petang di lantai satu KCU Kupang, nampak pihak rekanan yang mengerjakan penataan interior banking hall sementara melakukan serah terima pertama pekerjaan karena telah usainya pekerjaan (Provisional Hand Over-PHO). Adapun pekerjaan ini dimulai pada 14 Juni lalu.

Hampir seluruh lantai satu KCU Kupang didesain menjadi baru. Dan disana dilengkapi dua unit CRM (cash recycle mesin) untuk layanan setor dan tarik tunai. Tidak hanya itu, ada dua mesin KIOSK untuk inisiasi kredit secara mandiri, yakni setiap nasabah yang mau mengajukan kredit untuk nilai-nilai tertentu, dipersilahkan untuk menggunakan layanan digital.

Baca Juga  Menteri Pertanian Kukuhkan Pemuda Tani Milenial, Fahmi Abdullahi Pimpin Indonesia Timur

“Dan akan di-screening oleh sistem, sehingga dalam waktu tidak terlalu lama sudah keluar notifikasi jawaban apakah dinyatakan layak ajukan pinjaman atau tidak. Dan itu semua dilakukan secara automatic. System akan mengecek apakah si pengaju kredit memiliki kredit di bank lain atau tidak, dan nominalnya berapa. Lagipula, jika bisa mendapatkan kredit, layaknya berapa sesuai dengan kondisi gaji yang dilaporkan,”jelas Kadiv IT Bisnis, Salmun Randa Terru kepada Mediatorstar.com di sela-sela kunjungan.

Kepala KCU Kupang, Boy R. Nunuhitu saat itu menjekaskan, ada dua mesin pembukaan rekening (STS), dan setiap masyarakat yang mau menjadi nasabah Bank NTT, cukup scan KTP, lalu akan keluar identitas lengkap, dan kemudian sudah bisa mendapatkan buku tabungan. Di KCU menurutnya, disiapkan dua teller konvensional dan 2 tenaga yang ditempatkan untuk melayani pada posisi smart teller.

“Rekanan sudah selesai pekerjaannya dan hari ini PHO. Kami tunggu saja dari OJK, jika sudah ada informasi untuk jalan maka kami segera buka layanannya. Direncanakan minggu depan diresmikan sehingga sudah bisa beroperasi,”tegas Boy.

 

Direksi Kawal Ketat

Sementara, agar jenis layanan ini dapat dilaksanakan secara maksimal, dan sukses, maka pihak direksi tidak tinggal diam. Melainkan terus melakukan kontrol terhadap pembangunan banking hall dengan konsep smart branch, serta penempatan SDM pada posisi-posisi strategis mendukung suksesnya layanan itu.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, melihat dari dekat finishing pekerjaan di KCU. Kedatangannya adalah yang kedua kalinya. Kepada wartawan, Alex menjelaskan bahwa implementasi smart branch ini tidak terlepas dari pandemi yang melanda dunia sehingga semua orang ingin bekerja dan bertransaksi dengan cara-cara yang sehat.

Smart branch adalah solusi tepat untuk layanan jasa bank. Dengan konsep ini, semua serba cepat dan mudah. Tidak butuh waktu lama, berbeda dengan cara konvensional. Begitu juga dengan kredit, kita sedang menyesuaikaan agar kedepan, layanannya cepat dan mudah seperti pinjaman online,”tegas Alex optimis.

Baca Juga  Subasuka Express, Pusat Perbelanjaan Paling Murah, Kini Hadir di SoE

Selanjutnya, Bank NTT sudah mendesain agar di beberapa kantor cabang, pelayanannya menggunakan sistem yang baru. Yakni Atambua, Ende, Maumere, Labuan Bajo dan Waingapu, menyusul cabang-cabang berikutnya sehingga layanan super smart bank ada dimana-mana sesuai thema yang diusung di HUT ke-59 tahun ini.  Terkait layanan ini, pihak direksi fokus pada eksekusinya agar berhasil. Hal ini ditunjukkan dengan keseriusan direksi memantau dan mengontrol eksekusi hingga ke tingkat bawah. Monitoring terus dilakukan. Tidak hanya oleh Dirut, melainkan direksi yang lain pun melakukan kontrol. (MSC01)

REDAKSI MEDIATORSTAR

REDAKSI MEDIATORSTAR

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *