Para Peserta Seleksi CPNS, Baca Ini: Seleksi CPNS 2021 dan PPPK Diundur?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
ADU NASIB. Momentum pelaksanaan seleksi CPNS 2021. Ilustrasi. Foto: dok.JPNN.com

MEDIATORSTAR.COM, Jakarta

BAGI anda pencari kerja, agar membaca informasi ini baik-baik. Pasalnya, pelaksanaan seleksi CPNS 2021 dan PPPK terancam mundur lantaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih menunggu surat rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 (Satgas Covid-19).

Di kalangan peserta, beredar kabar bahwa seleksi CPNS 2021 dan PPPK akan loncat pada September. Sejumlah peserta seleksi CPNS 2021 menginformasikan, mereka belum bisa mencetak kartu ujian, pasalanya alasan yang dia terima, adalah masih menunggu masa sanggah. Seperti dilansir JPNN.com, Kamis (19/8)untuk mengisi dan mencetak kartu deklarasi sehat juga, belum bisa dilakukan oleh beberapa peserta.

Lalu  bagaimanakah tanggapan BKN terhadap informasi tersebut? Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengatakan, sampai 19 Agustus rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 (Satgas Covid-19) belum turun. Padahal setiap hari BKN selalu menanyakan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku ketua Satgas Covid-19.

“Jawabannya masih sama, katanya suratnya masih di meja kepala BNPB. Yah mudah-mudahan secepatnya turun karena ini makin mepet waktunya,”ucapnya masih dilansir JPNN.com.

Sesuai SE Kepala BKN Nomor 5587/B-KS.04.01/SD/K/2021 tertanggal 28 Juni 2021 telah menjadwalkan pelaksanaan tes CPNS 2021 dimulai 25 Agustus sampai 4 Oktober. Sedangkan tes PPPK non guru dilaksanakan setelah pelaksanaan SKD CPNS 2021 selesai di masing-masing titik lokasi.

Untuk pengumuman hasil SKD CPNS 2021 dilakukan 17 sampai 18 Oktober. Jadwal tersebut bisa terealisasi bila rekomendasi Satgas Covid-19 sudah ada. Tanpa itu, BKN belum bisa mengeksekusi pelaksanaan seleksi CPNS 2021 dan PPPK.

“Satu-satunya alasan pelaksanaan seleksi CPNS 2021 dan PPPK diundur atau tidak ialah rekomendasi Satgas Covid-19,” tegas Deputi Suharmen. Senada, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS) BKN, Mohammad Ridwan menyebutkan jadwal pelaksanaan SKD menunggu izin dan persetujuan dari BNPB. “PPSS BKN juga tengah membuat penjadwalan SKD rinci terhadap peserta CASN yang dinyatakan lulus administrasi pasca sanggah, termasuk menyangkut titik lokasi (Tilok),”terangnya. (esy/jpnn/***/msc01)

Baca Juga  Peduli Potensi Olahraga di NTT, BPR Christa Jaya Serahkan Bonus Kepada Atlit PON Peraih Emas
REDAKSI MEDIATORSTAR

REDAKSI MEDIATORSTAR

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *