Madu Asli Amfoang Hadir di Lopo DIA BISA Bank NTT Naikliu, Diresmikan Gubernur

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
UNGGULAN AMFOANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, saat melihat dari dekat aneka produk yang dipajang di Lopo Dia Bisa Bank NTT, pada kantor cabang pembantu Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara, Sabtu (6/11/2021). Foto: Stenly Boymau/Mediatorstar.com

MEDIATORSTAR.COM, Kupang

Bagi para pemburu madu berkualitas premium, asli dari Amfoang, serta ikan teri dan aneka produk masyarakat lokal, sekarang sudah ada akses untuk memperolehnya. Bank NTT meluncurkan Lopo Dia Bisa, yang mulai dioperasikan Sabtu (6/11/2021) ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Lopo ini terletak persis di halaman depan Kantor Cabang Pembantu Bank NTT Naikliu, di Kelurahan Naikliu Kecamatan Amfoang Utara Kabupaten Kupang. Tidak hanya itu, Gubernur VBL pun meluncurkan sebuah taman baca yang terletak di salah satu ruangan pada kantor tersebut.

Hadir saat itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, beserta sejumlah kepala cabang dan Pimpinan Cabang Pembantu Naikliu, R. Amtiran, dan para pejabat Pemkab Kupang, kepala desa, Kapolsek, Danramil, lurah, kepala desa serta tokoh masyarakat setempat. Sementara gubernur didampingi Kepala Dinas Pertanian NTT, Lecky Frederich Koli, Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Prisilla Pareira dan pejabat lainnya.

Terpantau media ini, setibanya dari Besipae lalu melintasi jalur utara Timor yakni Timau, Gubernur VBL langsung menuju Lopo dan meresmikannya. Disambut PCP Bank NTT Naikliu, R. Amtiran serta Camat Amfoang Utara, Ambros Nenobais, Gubernur Viktor dikalungi selimut dan didaulat menggunting pita Lopo, sebagai tanda Lopo ini sudah bisa melayani masyarakat. Produk yang dipajang di Lopo berukuran 3 X 3 meter tersebut seperti madu, ikan teri, tenun ikat, gula lempeng serta kopi. Seluruhnya adalah produk khas dari Amfoang.

Saat berada di dalam Lopo, Gubernur Viktor menegaskan bahwa produk yang dihasilkan UMKM yang ada harus dikelola secara profesional agar mutunya terjaga serta pentingnya membangun jejaring dalam usaha sehingga berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungannya terhadap pertumbuhan UMKM, maka gubernur memborong seluruh produk yang dipajang di Lopo itu.

Baca Juga  SALUT… Di Tengah Pandemi, Kinerja Bank NTT Semester I Sangat Baik

“Para pelaku UMKM ini harus didukung agar mereka tetap bertumbuh,”tegas gubernur yanag mengapresiasi hadirnya Lopo di tengah masyarakat.  Untuk diketahui, Lopo Dia Bisa Bank NTT merupakan bentuk kepedulian bank ini kepada masyarakat sekitar untuk  memanfaatkan sarana yang disediakan sebagai tempat berusaha pelaku mikro dan tempat bertransaksi berbasis digital. “Usaha yang sekarang ada pada Lopo Dia Bisa adalah UMKM binaan Bank NTT Kantor Cabang Pembantu Naikliu.  Lopo ini dilengkapi dengan akses free wifi, sehingga masyarakat dapat bertransaksi secara digital menggunakan pembayaran QRIS Bank NTT, yang ada dalam B’PUNG Mobile Bank NTT,”tegas Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.

Bank NTT menurutnya, turut serta memproteksi produk-produk UMKM itu dengan memfasilitasi mereka untuk memperoleh sertifikasi, indikasi geografis serta Hak Kekayaan Intelektual dari Kemenkum HAM RI sehingga tidak diduplikasi oleh siapapun, dimanapun dan dalam bentuk apapun. (MSC01)

REDAKSI MEDIATORSTAR

REDAKSI MEDIATORSTAR

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *