Sentil UMKM Binaan Bank NTT, Gubernur: Amfoang Kaya Madu, Peternakan dan Pariwisata

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
BERSAMA. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, ketika melakukan kunjungan kerja di Naikliu, Amfoang Utara Kabupaten Kupang, Sabtu (6/11/2021). Nampak saat pose bersama para camat dan pejabat terkait tingkat kecamatan, dalam pertemuan yang berlangsung di halaman rumah dinas camat Amfoang Utara. Foto: Dok Humas Pemprov  NTT

MEDIATORSTAR.COM, Kupang

“Di Amfoang ini terkenal dengan produk madu. Tadi sudah saya lihat produk UMKM Madu Amfoang. Nah, ini saya minta untuk dikembangkan lagi sehingga pada bulan Desember nanti itu ada launching aplikasi oleh Bank NTT yang mengintegrasikan produk UMKM, Dunia Usaha dan juga Pemerintah. Jadi seluruh produk UMKM masyarakat terkoneksi dengan baik dan bisa dijual lewat aplikasi itu. Jadi kita bisa jual madunya untuk dikenal di seluruh dunia,”demikian Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Naikliu Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Sabtu (6/11).

Pernyataan Viktor sangat beralasan, karena sesaat sebelumnya, ia diminta meresmikan Lopo Di@ Bisa Bank NTT hang terletak persis di halaman deoan kantor cabang Naikliu. Di Lopo itu, terdapat sejumlah produk hasil kreasi UMKM binaan Bank NTT yakni madu asli Amfoang, ikan teri khas Amfoang, tenun, gula lempeng dan kopi.

Kedatangan Gubernur Viktor ke sana didampingi sejumlah pejabat seperti staf khusus gubernur bidang pertanian, Dr. Thony Djogo, Kepala Dinas Pertanian NTT, Lecky Koli, Plt Kepala Biro AP Setda NTT, Priscilla Pareira, serta pejabat lainnya. Sementara dari pihak Bank NTT hadir Direktur Utama, Harry Alexander Riwu Kaho, Kepala Cabang Oelamasi, Kepala Cabang Utama Kupang, Boy R. Nunuhitu. Dalam pertemuannya bersama masyarakat, di halaman rumah jabatan Camat Amfoang Utara, Gubernur VBL mengajak dan mendorong masyarakat Amfoang untuk terus mengembangkan potensi di desa.

“Masyarakat yang ada di desa harus bisa kembangkan semua potensi. Baik itu dari sektor pertanian, perikanan dan juga peternakan. Jangan merasa kalah dengan masyarakat di kota, karena seluruh aspek penunjang kehidupan itu datang dari desa misalnya beras, daging, ikan, sayur, buah dan lain-lain. Harus bisa kelola dengan baik seluruh potensi yang ada di desa untuk mampu menumbuhkan ekonomi kita,” kata Gubernur di hadapan setidaknya 200-an warga yang memadati lokasi pertemuan. Untuk diketahui, pertemuan dilaksanakan dengan mentaati protokol kesehatan.

Baca Juga  Pengakuan Resmi OJK: Kinerja Bank NTT Menggembirakan, Kredit Macet Turun Signifikan

Masih di kesempatan yang sama, Gubernur Viktor menekankan pada pengembangan potensi ternak sapi di wilayah Amfoang.

TERKESIMA. Gubernur Viktor didampingi PCP Naikliu, Rote Amtiran, saat me injau Lopo Di@ Bisa di Naikliu. Foto: Stenly Boymau/Mediatorstar.com

“Amfoang ini juga kita kenal sebagai gudang ternak. Kita harus kelola peternakan sapi kita. Kita harus latih masyarakat untuk kelola sapi dengan daging premium seperti sapi wagyu. Bila sudah berjalan lancar maka amfoang akan turut membantu memenuhi kebutuhan daging premium nasional,”tandasnya menamb ahkan “Memang kita masih punya banyak tantangan. Oleh sebab itu harus kerja sungguh-sungguh mulai dari tingkat atas hingga bawah. Kepala Desa, Camat, Bupati, hingga Gubernur harus sering turun dan terlibat langsung bersama masyarakat. Jangan hanya duduk di kantor dan tidak pernah turun mengontrol dan mengecek program kerja di lapangan.”semua sektor menurut gubernur, harus didorong.

Apalagi Amfoang juga unggul di sektor pertanian, pasalnya terdapat banyak lahan yang harus dikelola. Kepala Dinas Pertanian dan juga Bank NTT menurut gubernur, harus terus koordinasi agar jangan sampai masyarakat kekurangan pasokan pupuk dan menimbulkan kelangkaan. “Anggarkan dengan baik dan distribusikan dengan benar dan tepat,”tegas Viktor singkat diamini oleh Dirut Alex “Distribusinyaa tepat waktu dan tepat sasaran pak gubernur,”ujar Alex sat itu juga.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga mendorong masyarakat untuk memperhatikan pantai sebagai aset pariwisata dengan turut menjaga kebersihan. Gubernur menilai bahwa aset pantai yang indah akan sia-sia bila masih banyak sampah disana.

Camat Amfoang Utara Amros Nenobais mengapresiasi kedatangan Gubernur yang mendorong masyarakat untuk bekerja dalam hal peningkatan potensi-potensi desa. “Terima Kasih pada Bapak Gubernur yang sudah berkunjung ke sini dan memberikan banyak motivasi bagi kami. Kita disini sama-sama tahu bahwa Bapak Gubernur sudah banyak memberi perhatian terhadap pembangunan disini. Kami juga akan terus meningkatkan potensi UMKM di desa kami seperti madu, gula merah, dan sapi yang setiap minggunya kami kirimkan ke Kupang,”ujarnya. (MSC01)

Baca Juga  KADIN NTT Dialog dengan Wakil Dubes Australia, Ini yang Dibahas
REDAKSI MEDIATORSTAR

REDAKSI MEDIATORSTAR

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *